Lokakarya Pembentukan Kurikulum KKNI Program Studi Teknik Informatika UNIKOM

Admin   31-Januari-2019

BANDUNG, UNIKOM – Program studi teknik informatika saat ini mulai mempersiapkan penyusunan kurikulum berbasis Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI). Kurikulum tersebut bermaksud menjadi pedoman untuk mencapai kualifikasi lulusan yang kompeten dalam bidang yang dipelajari sehingga sesuai dengan kebutuhan dunia kerja. Berdasarkan fokus KKNI tersebut maka, prodi perlu menghimpun masukan dari berbagai pihak termasuk dari pakar kurikulum informatika, KKNI dan industri, demikian disampaikan oleh Nelly Indriani W. S.Si., M.T sebagai Ketua Prodi Teknik Informatika.

Dengan mengundang Dr. Ir. Inggriani Liem, Zen Munawar M.Kom dan Hendri Karisma M.T., serta dihadiri oleh dosen IF dan perwakilan mahasiswa, acara lokakarya kurikulum ini dilaksanakan pada hari Sabtu, 26 Januari 2019, di ruang 6010 Smart Building UNIKOM. Antusiasme dapat dilihat dari banyaknya pertanyaan yang diajukan oleh dosen IF berkaitan dengan kurikulum KKNI yang akan dibentuk. Acara yang semula dijadwalkan selesai pukul 13.15 WIB, ternyata baru berakhir pukul 14.30 demi menjawab keingintahuan dosen IF.

Menurut Dr. Ir. Inggriani Liem sebagai pakar informatika, sebuah kurikulum harus merupakan hasil proyeksi perkembangan ilmu hingga ke masa datang. Ditambah dengan Book Of Knowledge dan profil lulusan, deskripsi dan struktur kurikulum dapat terbentuk, Inggriani Liem menambahkan. Selain tentang kurikulum, Inggriani Liem juga membagikan pengalamannya dalam bidang Computational Thingking. Hal ini berkaitan dengan kemampuan memformulasikan masalah, menyajikan solusi dan eksekusi serta evaluasi solusi harus dimulai dari usia dini.

Perwakilan asosiasi profesi APTIKOM, Zen Munawar M.Kom, membahas tentang jenis pekerjaan yang dibutuhkan berdasarkan peta okupasi. Menurut Zen Munawar, okupasi yang dibutuhkan saat ini berdasarkan supply dapat dilihat dari berbagai dimensi, seperti kepakaran (jenjang pendiidkan), bekal kompetensi (kognitif, afektif dan psikomotor) serta  dimensi keilmuan (Computer Engineering, Computer Science, Software Engineering, Information System, dan Information Technology). Kompetensi lulusan yang diharapkan dalam KKNI juga berkaitan dengan sertifikasi kompetensi.

Pembicara ketiga dalam acara lokakarya tersebut adalah Hendri Karisma M.T. yang merupakan perwakilan alumni yang telah berkarir sebagai senior Programmer di Blibli.com. Hendri menyarankan agar prodi memperbaharui beberapa materi dalam matakuliah berdasarkan pengalamannya. Selain itu, Hendri juga menambahkan bahwa kebutuhan dunia industri terhadap lulusan IF sangat menjanjikan. Nilai penghasilan yang meningkat merupakan salah satu ciri, bahwa lulusan IF yang kompeten dihargai oleh dunia bisnis.

Sebagai penutup Nelly Indriani menyampaikan bahwa penyusunan kurikulum KKNI bukan perkara mudah, dibutuhkan proses yang panjang dan kerja keras struktural prodi dan dosen IF. Hal ini tidak lepas dari  dukungan berbagai pihak termasuk fakultas dan universitas. Lokakarya kurikulum ini hanya merupakan awal dari sejumlah tahap sebelum terbentuknya kurikulum KKNI yang diharapkan mampu membawa lulusan IF yang mampu bersaing di dunia informatika.

Kembali

Polling

Kelompok Keilmuan Topik Skripsi Apakah yang Paling Anda Minati ?



8883



Lihat Hasil

Facebook